Kuliner,, Citizen Journalism

Jajan Pasar tak Tergerus Jaman

Matahari masih semburat, menampilkan cahayanya yang mulai terang. Pagi ini, 30 Juni 2009 di pasar Karang Menjangan, Surabaya masih ramai seperti biasa. Di sela-sela pedagang sayur mayur dan pakaian, ada seorang perempuan tua tengah menjajakan dagangannya yang berupa jajanan. Siapa yang tak kenal jajanan pasar? makanan kecil ini lumayan tersohor di kalangan penggemar jajan. Harganya yang murah dan rasanya yang enak membuat jajanan pasar tetap bertahan ditengah persaingan dengan makanan modern lainnya.

Seolah ingin terus menunjukkan eksistensinya, Perempuan berjilbab bernama Sirep berjualan di pasar pagi Karang Menjangan sejak tahun 2000. Berawal dari pengalamannya berjualan trembesi yang tak laku-laku dan ditambah keinginanya untuk berganti dagangan, Sirep mulai berjualan jajan pasar. Hampir setiap pagi perempuan asal wonogiri ini berjualan. Jajanan yang dijual oleh Sirep ada berbagai macam. Mulai dari getuk, tetel, uli, putri, srawut, tiwul, gatot, dempo, klepon, klanting, lopis, dan jagung.

Getuk adalah makanan yang berasal dari ketela. Rasanya manis dan berwarna coklat kemerahan. Lain lagi dengan tetel, jajanan ini berasal dari ketan dan warnanya yang putih sangat menarik untuk dicoba. Uli berwarna kehijauan seperti lontong dan dibuat asli dari beras. Putri dan srawut berasal dari ketela dan berwarna kecoklatan. Berbahan gaplek, tiwul, gatot dan dempo dibuat. Bedanya, tiwul berwarna coklat sedang gatot dan dempo berwarna hitam. Klepon, klanting, dan lopis terbuat dari beras ketan. Klepon warnanya hijau, klanting berwarna merah, sedang lopis berwarna putih. Jagung asli terbuat dari jagung. Semua jajanan ini dilengkapi dengan parutan kelapa dan gula merah.

Dengan Rp1000,00 Kita bisa membeli jajanan ini. Pilihan ada ditangan kita, mau membeli satuan atau dicampur. Jangan takut kotor, karena Sirep pasti membungkus jajan. Meski banyak pembeli yang cerewet, namun dengan kesabarannya, Sirep akan terus berjualan jajan pasar.

Jajan pasar ada dihampir setiap pasar tradisional di Indonesia. Sehingga, tidak sulit bagi siapa pun untuk datang membeli. Rasanya tak kalah dengan jajanan lain dan harganya sangat terjangkau. Apakah Anda tertarik untuk mencoba??.

Muniroh/ 070810467/ Ilmu Komunikasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: