Kawat gigi : TREND ATAU KESEHATAN?

Oleh:
Sariyyaa Maharyani
070810667
Departemen Komunikasi UNAIR

Dewasa ini, pemakaian dental braces atau yang lebih dikenal dengan istilah kawat gigi, semakin marak di gandrungi. Kalangan para mahasiswa khususnya sudah menganggap itu bagian dari lifestyle.

Hasil survey yang telah dilakukan kepada 10 orang, terdapat 9 orang yang memakai perawatan kawat gigi ini. Sembilan dari sepuluh orang yang memakai perawatan kawat gigi ini, lima  orang memakai dikarenakan ingin mengikuti style sedangkan sisanya memakai dengan alasan  medis.

Meskipun ketidaknyamanan dan rasa sakit sering diderita, namun masih banyak orang yang tetap nekat memakai kawat gigi untuk mempercantik diri. Penggunaan kawat gigi dulu lebih kepada seperti orang sakit dikarenakan kelainan pada tampilan giginya. Tetapi  saat ini, kawat gigi telah mengalami perkembangan yang begitu berarti.

Menurut jenisnya, bracket ( bagian yang menempel ) pada kawat gigi ada yang dapat dilihat dan tidak dapat dilihat. Ada yang bersifat permanen artinya tidak dapat dilepas dan dipasang, lalu ada juga yang bersifat dapat dilepas dan dipasang. Namun masih banyak dari kalangan masyarakat yang belum memahami apa sebenarnya manfaat dari penggunaan kawat gigi itu sendiri.

Untuk memasang kawat gigi, butuh banyak persiapan terlebih dahulu. Sebelum pemasangan, segala macam kerusakan gigi harus dibenahi terlebih dahulu; gigi berlubang harus ditambal atau dicabut. Setelah itu, harus dibuat cetakan model gigi dari susunan gigi pasien, kemudian melakukan roentgen gigi, kepala, dan wajah pasien.

Untuk tambahan, bahkan sebaiknya wajah juga difoto karena terkadang kawat dapat mengubah bentuk wajah. Ini yang sering dilupakan oleh banyak dokter dan pasiennya.

Dari segala persiapan tersebut, semuanya harus dicatat dengan lengkap dan direncanakan sebaik-baiknya, termasuk perkiraan biayanya. Biaya pemasangan kawat tentulah tidak murah, mulai dari biaya pembelian kawat, biaya kontrol, biaya penggantian kawat, biaya pemeliharaan sesudah kawat dilepas, dan mungkin saja biaya pembelian kawat tidak permanen yang diperlukan setelah kawat permanen dilepas.

Segala macam persiapan sebelum pemasangan kawat gigi tersebut membutuhkan uang yang tidak sedikit. Rata-rata orang membutuhkan biaya sekitar sepuluh juta rupiah untuk pemasangan kawat gigi. Dari jumlah uang yang besar itu, masih harus ditambah dengan rasa sakit dan perawatan kawat gigi yang sedikit merepotkan. Oleh karena itu, sebaiknya kawat gigi jangan dianggap sebagai suatu trend.

Namun demikian, kalau memang susunan gigi Anda bermasalah dan memerlukan pemasangan kawat gigi, jangan pernah takut atau gentar memakai kawat gigi. Tentunya Anda ingin memiliki gigi yang tersusun rapi, bukan?

Referensi:
www.tanyadokteranda.com
www.kesehatangigi.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: