SEGO BORAN, DARI PELAJAR HINGGA IBU RUMAH TANGGA

Jika Anda berkunjung ke Lamongan, yang lebih dikenal mungkin Soto Lamongan, Tahu Campur dan Pecel Lele. Jangan salah, Lamongan masih menyimpan banyak kuliner khas. Salah satunya adalah Sego Boran. Terdengar asing memang jika dibandingkan dengan tiga makanan yang saya sebutkan tadi. Tapi jangan salah, Sego Boran telah memiliki banyak penggemar.

Tak ada yang istimewa memang. Sego Boran hampir sama dengan nasi lauk yang dijual kebanyakan. Namun yang khas adalah tempat dan cara penyajiannya. Nasi putih atau dalam bahasa Jawa disebut Sego, ditaruh dalam sebuah wadah anyaman bambu yang biasa disebut Boran. Saat membeli, kita bebas memilih lauk apa, mulai dari ikan, telur dan tahu berbumbu, ayam bumbu dan lain-lain. Ada pula yang wajib, yaitu perkedel kentang, urap-urap dan rempeyek. Cukup dengan uang Rp. 5.000 sampai Rp. 6.000 atau sesuai lauk yang anda pilih, anda sudah bisa menikmati satu porsi Sego Boran. Tak sulit mencari Sego Boran. Anda cukup pergi ke alun-alun kota. Pada pagi hari, para penjual akan berjajar menggelar dagangannya. Begitu juga pada sore hari. Tak hanya di alun-alun, anda juga akan mudah menemukan Sego Boran di pasar-pasar tradisional kota Lamongan juga dipinggir-pinggir jalan.

Sego Boran telah menjadi ikon Lamongan, setidaknya bagi warga Lamongan sendiri. Bahkan kuliner khas ini menjadi sarapan wajib sebagian masyarakat, terutama pelajar yang tinggal di kost atau pesantren. “nggak tau, yaa.. rasanya nggak enak aja kalo sarapan nggak pake Sego Boran.” Kata Rina, pelajar dari Babat. hal ini diamini temannya, “iya, Sego Boran itu udah kayak makanan pokok kita anak kost.” Ujar Fia yang telah dua tahun tinggal di kota Lamongan. Tak hanya pelajar, bahkan ibu rumah tangga pun lebih memilih menyajikan Sego Boran sebagai menu sarapan keluarga dengan alasan lebih praktis. “enak, ndak usah repot-repot masak buat sarapan, lagipula lidah kelurga sudah cocok dengan Sego Boran ini.” aku Lisa, ibu dua orang anak ini lantas tersenyum.

Ada banyak alasan kenapa memilih Sego Boran. Namun, apapun alasannya, yang penting Sego Boran pilihannya.

Bagaimana? Apa cukup untuk membuat Anda ingin datang ke Lamongan dan mencicipi Sego Boran?
(Ayu Lestari)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: